Pernah Hina MUI, Artis Ini Dibui, Kini Wartawan Ini Dipecat karena Hina Ustadz Abdul Somad


Bdg.News. Jakarta. Zulfikar Akbar, Wartawan Majalah Olahraga Indonesia, Top Skor telah resmi dipecat oleh redakturnya dikarenakan Tweetannya yang menghina Ustadz Abdul Somad (UAS), Selasa (26/12). M. Yusuf kurniawan, redaktur Majalah Top Skor melalui akun twitternya, @Yusufk09 menjelaskan Top Skor sudah tidak ada kaitan lagi dengan Zulfikar Akbar sejak Ia menghina UAS. “Setiap perbuatan ada pertanggungjawabannya. @Zoelfick sudah umumkan sendiri vonis redaksi thdp dirinya di akun pribadinya. Sjk saat ini kami TopSkor tidak ada kaitan lagi dgn @Zoelfick. Wassalam” tulisnya.

Akbar melalui akun Twitternya pada Ahad, (24/12) menilai dakwah yang dilakukan oleh UAS melahirkan umat yang beringas, Ia juga menilai UAS merupakan pemuka agama rusuh. “Ada pemuka agama rusuh ditolak di Hong Kong, alih² berkaca justru menyalahkan negara orang. Jika Anda bertamu dan pemilik rumah menolak, itu hak yang punya rumah. Tidak perlu teriak di mana² bahwa Anda ditolak. Sepanjang Anda diyakini mmg baik, penolakan itu takkan terjadi, Jadi @ustabdulsomad jika ditanya knp negara spt Hong Kong menolak Anda krn memang terbukti hasil dakwah Anda selama ini telah melahirkan umat yang beringas”, tulisnya.

Akbar menilai tweet yang Ia tulis semata-mata kritikannya atas fenomena sosial yang terjadi dan upaya saling mengingatkan. “Selama ini saya melemparkan kritikan, bs sy tegaskan, bkn sbg permusuhan melainkan sbg sikap kritis atas fenomena sosial, lalu knp saya melemparkan kritikan begitu, tak lain sbg upaya saya saling mengingatkan dgn cara saya, "watashaubil haq, watawa shaubil haq"”, tulisnya.

Mengenai pemecatan yang menimpanya, Akbar mengatakan dengan tegas tidak akan pernah berhenti bersuara menyapaikan kritikan terhadap kezaliman. “Apakah saya lantas berhenti bersuara? Sepanjang kezaliman masih terjadi, sendiri pun saya tetap bersuara”, tulisnya.

Warganet menilai Akbar bukan menyampaikan kritikan namun Ia telah terbukti melempar fitnah dan menghina ulama. Warganet juga menilai setiap yang menghina ulama akan mendapatkan penderitaan. “Tak sampaikah berita kepadamu bahwa "Daging Ulama Beracun" ?.. sungguh berat derita mu nak. dipecat dari pekerjaan (urusan duniawi) tak lah seberapa, tp menghina para pewaris kenabian (para Ulama), akibat diakhirat? entahlah...”, tulis @yadipahlawi. “”Daging para ulama beracun. Allah Subhanahu wa ta'ala pasti menyingkap tirai para pencela mereka”. (Tabyin Kadzibil Muftari hal. 29)”, tulis @mkhumaini

Warganet pun menilai apa yang dialami Akbar seperti halnya yang dialami oleh artis Tio Pakusadewo. Tio pernah menghina lembaga ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia mengatakan ingin mengharamkan keberadaan MUI. “Sekarang gimana kalau saya mengharamkan MUI di Indonesia”, ucapnya sebagaimana dilansir tribunnews.com, Sabtu (1/8). Tidak berlangsung lama Tio ditangkap Polisi setelah terbukti mengonsumi Narkoba, Jum’at (22/12). [Irfan]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget