Heran, Berjuang Menegakkan Islam Kok Dianggap Khianati Ulama?


Bdg.news. Bandung,- Tak dapat dipungkiri, dalam lintasan sejarah nusantara, para ulama memegang peran penting dalam memerdekakan Indonesia dari penjajahan fisik dari Belanda. Hal tersebut adalah fakta sejarah. Demikian yang dinyatakan oleh Ustadz Yuana Ryan Tresna, Pengasuh Majelis Roudhoh Tsaqafiyyah Jawa Barat pada Ahad (24/12)

Terkait perwujudan melanjutkan perjuangan ulama, Ustadz Yuana menyatakan, dapat di pahami dengan terlebih dahulu tujuan para ulama mendirikan negara ini, “Negara ini dibuat buat apa? Kan untuk membuat rakyat sejahtera, melindungi rakyat, menciptakan rasa aman, dan sebagainya. Maka dari itu, amanah dipundak kita adalah bagaimana menjadikan darah para ulama yang tertumpah itu tak sia-sia. Bagaimana caranya mewujudkan cita-cita tersebut?” katanya

Dengan berpijak pada pemahaman tersebut, menurutnya, cara-cara yang dilakukan oleh penguasa hari ini terbukti tidak dapat mewujudkan cita-cita ulama meski sebagian besar diantara mereka adalah muslim, “Sekarang, apakah sistem yang diterapkan sudah benar bisa mewujudkan itu?” tanyanya retoris.

Dalam pandangannya, cara untuk mewujudkan cita-cita ulama adalah berjuang dengan berdakwah mewujudkan syariat Islam dengan membebaskan bangsa dari pemikiran-pemikiran penjajah yang sejatinya masih bercokol.”Jika ulama dulu berjuang memerdakakan diri dari penjajahan fisik, maka sekarang kita harus berjuang memerdekakan diri dari penjajahan pemikiran,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengaku heran jika kini sebagian dari kaum Muslimin yang punya cita-cita menegakkan Syariat Islam, misalnya dalam bentuk Khilafah, malah dianggap tak menghormati ulama. [Farhan]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget