Bukan Dihormati, Begini Sikap Islam Untuk Pelaku LGBT Menurut KSHUMI



Bdg.news. Bandung,- Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin, menyatakan bahwa perbedaan pandangan tentang LGBT harus dihormati. Banyak pihak yang berpandangan berbeda.

"Ada yang memandang perilaku LGBT itu karena takdir, ada memandang adalah kutukan dari Tuhan.Adanya perbedaan pandangan itu harus kita hormati," katanya sebagaimana dikutip Viva News, Senin (18/12)

Sehingga menurutnya, meskipun dianggap prilaku menyimpang, pelaku LGBT sebaiknya diperlakukan dengan sikap dirangkul, "Agama mengajarkan jika ada orang berperilaku sesat maka kewajiban untuk merangkul ke dalam ( agama) agar perilaku mereka sesuai dengan norma agama," katanya.

Hal berbeda dinyatakan oleh Chandra Purnairawan, Ketua KSHUMI (Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia). Menurutnya, prilaku LGBT merupakan prilaku menyimpang yang menimbulkan banyak kerusakan. Sehingga perlu ada larangan tegas agar tidak meluas.

"Keberadaan LGBT berpotensi merusak tatanan kehidupan sosial yaitu perkawinan,” kata Chandra dalam rilis yang dikeluarkannya.

Ia kemudian mengutip pasal 1 UU No.1 Tahun 1974 mengenai perkawinan. Di dalamnya tertulis bahwa perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Chandra juga merujuk pada apa yang tertuang dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, "Rasulullah bersabda, siapa menjumpai orang yang melakukan perbuatan homo seperti kelakuan kaum Luth maka bunuhlah pelaku dan objeknya!" [Farhan]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget