BKLDK Jawa Barat: Perppu Ormas Kebijakan Dzalim dan Merugikan Umat



Bdg.news. Bandung - "Peran pemuda dan aktivis kampus perlu memandang perppu yang saat ini mendzalimi umat Islam ” tegas Fauzi Ihsan Jabir selaku moderator yang memberikan pengantar terkait bahaya Perrpu Ormas dalam agenda konsolidasi aktivis dakwah kampus Jawa Barat yang membahas tentang Perppu No.2 Tahun 2017 tersebut.

Agenda yang diadakan pada hari Ahad pagi (03/09/2017), di Saung Zakat Parongpong Kabupaten Bandung Barat ini digagas oleh Pengurus BE Korwil BKLDK Jawa Barat.

Hadir pada agenda ini para pejabat teras aktivis dakwah kampus Bandung Raya dan memberikan pandangannya.

“Saya sangat kecewa apa yang dilakukan pemerintah, kenapa harus dikeluarkan perppu terhadap kelompok kritis yang tidak sepaham dengan mereka” ungap Harmin Ketua BE Korda BKLDK Cimahi Raya.

Adapun Rifan Abdul Aziz selaku Mahasiswa IEKI UPI memandang Perppu ini berangkat dari kebencian kepada Islam “perppu ini lahir berdasarkan kebencian kepada Islam“ katanya.

Adapun Hanif selaku Ketua BE Korda BKLDK Kabupaten Bandung memandang perppu ini membatasi dakwah kita "Perppu ini membatasi dakwah kita, perppu ini bisa menghalangi dakwah Islam secara kaffah" tandasnya.

Di sisi lain, dari pandangan pendidikan lahirnya perppu ini tidak mendidik. "Lahirnya perppu ini tidak mendidik, karena pemerintah yang membuat aturan tetapi pemerintah yang melanggar sendiri. Kegentingan yang memaksa yang mendasari perppu ini sampai saat ini belum dapat dibuktikan" ungkap Tatang Hidayat selaku Ketua BE Korda BKLDK Kota Bandung.

"Sebenarnya pemerintah yang anti Pancasila, dakwah Islam menyeru kepada Ketuhanan Yang Maha Esa" ungkap Sinar Ketua FIMI TEDC Cimahi.

Topan mewakili pemuda parompong memandang Perppu ini titik munculnya PKI. "saya menolak perppu ini, karena itu ini titik awal pembungkaman ormas islam dan titik kemunculan PKI" pungkasnya.

Mashun Sofyan selaku Ketua BE Korwil BKLDK Jawa Barat memandang justru hutang RI yang genting "kegentingan yang memaksa dibuat-buat, justru hutang RI yang genting, disisi lain darurat rusaknya generasi muda akibat seks bebas, narkoba serta miras tidak ditangani serius oleh pemerintah, sebagai kaum muda muslim kita harus bersatu untuk menolak segala bentuk kebijakan yang merugikan Ummat" tandasnya.

Di akhir agenda, Pengurus BE Korwil BKLDK Jawa Barat menutup dengan do'a dan dilanjut ramah tamah. (TH)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget