Ketua Gema Pembebasan Kota Bandung Menggugat Acara Fitnah Terhadap Perjuangan Khilafah



Bdg.News. Bandung (8/7/2017) – Acara dialog kebangsaan yang diselenggarakan Citizen Journalism Interdependen dengan tema “Menolak Khilafah, Menguhkan Pancasila dan Keutuhan NKRI” di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Sabtu (8/7/2017) yang menghadirkan pembicara Muhammad Sofi Mubarok (Kandidat Doktor UIN Jakarta) dan Muradi (Pengamat Politik UNPAD) digugat oleh Aji Teja selaku Ketua Gema Pembebasan Kota Bandung. Pihaknya menilai apa yang disampaikan pembicara syarat dengan fitnah terhadap perjuangan Khilafah.

“Saya sangat menyayangkan pernyataan Muradi yang mengatakan 'orang yang ingin mengganti negara adalah berengsek'.  Saya menilai bukan terbatas pada konteks itu,  namun Muradi membekali pernyataan itu terhadap forum dengan tuduhan keji yang dilayangkan kepada perjuangan Islam,  termasuk Khilafah sebagai bagian dari ajaran Islam.  Tentu saja,  konteks tersebut sama saja mengatakan bahwa orang-orang yang memperjuangkan Islam adalah berengsek" ungkapnya.

Ia berani menggugat acara tersebut dikarenakan acara tersebut penuh dengan fitnah terhadap perjuangan Khilafah.
“Saya sangat menyayangkan apalagi pembhasan sejak pertama begitu kentara dengan membangun konstruk berfikir yg sesat dalam membngun pemahaman akan wajibnya khilafah, ditambah dengan legitimasi tradisi sebagai patokan pembenaran bahwa khilafah tdk relevan dengan konteks kekinian. Anehnya mereka tidak melihat bahwa tradisi kekinian telah dibajak oleh kapitalis yg membentuk tatanan yg buruk sebagai alat fitnah bagi perjuangan Islam. Maka, jelas sekali mereka terindikasi tengah memperalat 4 pilar untuk mengukuhkan kapitalisme di negeri ini. maka fitnah keji ini harus digugat” tandasnya []

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget