Aksi Bela Ulama 02 Juni 2017 : Tolak Kriminalisasi dan Monsterisasi Ajaran Islam


Bdg.News – Bertepatan pada tanggal 02 juni 2017 Umat Islam Jawa Barat mengadakan Aksi Bela Ulama di Gedung Sate, Bandung. Aksi damai ini dimotori oleh API (Aliansi Pergerakan Islam). Aksi ini diadakan untuk menghentikan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis Islam serta menolak pembubaran Ormas Islam. Acara ini dimulai pukul 13.00 – 17.00 WIB. Masa melakukan Longmarch dari Pusdai hingga Gedung Sate.

Acara ini dihadiri oleh berbagai ormas di Jawa Barat. Sesampainya di Gedung Sate massa menyatakan aspirasinya melalui orasi. Salah seorang orator, Ust. Luthfi Afandi, SH., MH. Selaku Humas DPD 1 HTI Jawa Barat menyampaikan bahwasanya dahulu Rasulullah merupakan orang yang sangat dicintai oleh Kaum Qurais, namun semuanya berubah setelah Rasulullah menyebarkan Ajaran Islam.

“Rasulullah sebelum menyebarkan risalah Islam begitu dicintai oleh orang orang kafir dan musyrik. Tapi kondisinya berubah 180 derajat menjadi membenci dan mencaci Rasulullah saw, karena Rasulullah saw menyampaikan risalah Islam secara terbuka tanpa bermanis muka kepada pimpinan kafir qurais”, Ujarnya.

Lanjutnya beliau menjelaskan dalam orasinya bahwasanya di Indonesia tidak hanya terjadi kriminalisasi ulama dan aktivis Islam saja, namun ada juga ide untuk mengkriminalisasi Ajaran Islam.

“Mereka tidak hanya mengkriminalisasi ulama dan aktivis islam, tapi mereka juga mengkriminalisasi ajaran Islam yang diantaranya khilafah. Khilafah itu ajaran islam atau bukan ?,”.

“Yang disampaikan oleh HTI adalah ajaran islam, dari mulai Akidah, Syariah hingga Siyasah. Kalo sudah bahas siyasah, kitab fiqih manapun pasti akan membahas imam atau khilafah”, Ujarnya.

Hal senada disampaikan Oleh Ketua Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia, Ipank Fatin Abdullah. Dia mengatakan bahwasanya tuntutan keadilan terhadap penista Al-Quran direspon dengan kriminalisasi ulama dan ormas Islam. Dia juga menambahkan bahwasanya telah terjadi juga monsterisasi terhadap ajaran Islam, yaitu ide Syariah dan Khilafah. Seakan akan Syariah dan Khilafah merupakan ide yang menakutkan.

“Lagi lagi kembali umat islam disakiti hatinya, ketika Al-Quran dinistakan, kita menuntut keadilan. Direspon dengan kriminalisasi ulama. Setelah kriminalisasi ulama, kemudian dibidik ormas islam, Dibuatlah rencana pembubaran ormas islam”, Ujarnya.

 “Tidak hanya sampai disitu dibuat juga monsterisasi Ajaran Islam. Ide Syariah dan Khilafah dianggap ide yang menakutkan”, Ujarnya.

Acara ditutup dengan pembacaan do’a dan para peserta meninggalkan lokasi aksi dengan tertib.
[Randy]




Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget