Pernyataan Sikap Gema Pembebasan Malang Terhadap Upaya Pemerintah Mengkriminalisasi Umat Islam Berupa Membubarkan Ormas Islam (HTI)



Pernyataan Sikap
Gema Pembebasan Malang
Terhadap upaya pemerintah mengkriminalisasi Umat Islam berupa membubarkan ormas Islam (HTI)

Rezim Anti Islam. Pernyataan masyarakat yang disematkan terhadap rezim saat ini. Terbukti dari munculnya kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Cahaya Purnama (ahok) dan penanganan hukum berbelit serta ada indikasi upaya untuk melindungi penista agama, kriminalisasi ulama, penyematan isu intoleran terhadap aksi damai umat Islam (411,212, dan 505), hingga rencana pembubaran ormas Islam oleh pemerintah, salah satunya adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Melalui konferensi pers yang diselenggarakan pada Senin, 8 Mei 2017, Menkopolhukam Wiranto menyatakan akan melakukan proses pembubaran terhadap organisasi HTI, dengan alasan bahwa HTI dinilai tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional; terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas; kegiatan yang dilakukan nyata-nyata telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI.

Berkenaan dengan kegaduhan di masyarakat yang ditimbulkan oleh pemerintah, Gema Pembebasan Malang menyatakan:
1. Mengecam keras terhadap semua tuduhan intoleran, anti kebhinekaan, anti Pancasila, mengancam NKRI, serta fitnah-fitnah keji yang di sematkan kepada Umat Islam. Karena pada dasarnya semua tuduhan itu bertolak belakang dengan fakta bahwa perjuangan umat Islam yang mengentaskan bangsa Indonesia dari penjajahan serta Umat Islam menjadi aset berharga yang dimiliki bangsa Indonesia seperti ucapan jendral TNI Gatot Nurmantyo.

2. Menolak keras terhadap upaya pembubaran ormas Islam yaitu HTI oleh pemerintah. Karena upaya ini merupakan cara-cara kaum sosialis-komunis dan tidak menutup kemungkinan akan berlanjut pada pembubaran-pembubaran ormas Islam lainya yang dianggap menjadi batu ganjalan para penguasa dzolim dan kapitalis.

3. Menyeru kepada pemerintah untuk menghentikan upaya-upaya kriminalisasi terhadap Islam dan penjegalan aktifitas umat Islam (dakwah) dalam bentuk pembubaran ormasi Islam HTI. Sebaliknya pemerintah selayaknya berupaya untuk mengembalikan kehormatan umat Islam dengan menghilangkan semua fitnah-fitnah keji tersebut serta mendorong seluruh masyarakat untuk menjalankan aktifitas agamanya berupa menegakkan syariah Islam dibawah naungan Khilafah

4. Menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat; mahasiswa, petani, buruh, dokter, TNI, POLRI, pekerja bangunan, pejabat, pengusaha, guru, siswa, dosen, intelektual, cendikiawan Islam, serta kaum muslimin di seluruh dunia khususnya di Indonesia: Sesungguhnya perkara yang haq dan batil tidak akan pernah bisa bertemu, maka yakinlah dengan kebangkitan Islam yang akan memuliakan seluruh umat manusia, mari satukan barisan, serta jemput kebangkitan Islam seperti janji Pencipta Alam Semesta, dalam firmanNya:
_"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." (Annur : 55)_

Hasbunallah wa ni’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’man nashiir

Malang, 12 Mei 2017
Ketua Gema Pembebasan Malang


Slamet Prasetyo Utomo

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget