Pakar Tata Negara UIN : “Demokrasi Langsung Rusak, Yang Terpilih Bukanlah Yang Terbaik”


Bdg.news – Diskusi panel yang diadakan oleh Gema Pembebasan Kota Bandung mengangkat tema “Khilafah dan Wawasan Kebangsaan” (27 April 2017). Acara yang dilaksanakan di Masjid Al Hidayah, Bandung ini dimulai pada pukul 16.00 – 17.30. Acara tersebut diharapkan mampu menjawab perdebatan dan sebagai penjelasan terkait isu Khilafah dan Kebangsaan.

Pembicara yang hadir pada acara tersebut ialah, Ust. Yuana Ryan Tresna, M.Ag. (HTI Kota Bandung) bersama lima Panelis, diantaranya: Prof. H. Uu Nurul Huda, S.H., M.H (Ahli Hukum Tata Negara UIN Bandung), Dr.Arim Nasim, M.Si. (Akademisi UPI), Dr. Asep Agus Handaka (Akademisi Unpad), KH. M. Rif’at Syadli, Lc., M.Ag (Alumni Univ. Al-Azhar Kairo, Pengasuh Ponpes Baiturrahman).

Dialog antar tokoh berlangsung cair. Pemaparan materi dibuka oleh Ust. Yuana selaku perwakilan dari HTI Kota Bandung. dia memaparkan bahwasanya Khilafah merupakan konsep kenegaraan Ahlussunnah Wal Jamaah.

Pemaparan selanjutnya ialah  Prof. H. Uu Nurul Huda, S.H., M.H , dia menyampaikan bahwasanya Demokrasi merupakan sistem yang rusak, karena yang terpilih bukanlah yang terbaik. Karena bisa jadi orang memilih dikarenakan penampilah, uang atau bahkan pencitraan semata.

“Demokrasi Rusak, Yang Terpilih Bukanlah Yang Terbaik,…Orang memilih karena penampilan, uang, pencitraan”, ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwasanya demokrasi merupakan sistem yang buruk, bahkan Aristoteles pun menganggap demokrasi sistem yang buruk.

“Demokrasi Buruk, Kata Aristoteles Juga Buruk”, ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwasanya Demokrasi yang ia maksud ialah demokrasi langsung. Tulisan ini merupakan revisi dari tulisan sebelumnya http://www.bdg.news/2017/04/pakar-tata-negara-uin-demokrasi-rusak.html


Dialog berlangsung cair dan para peserta terlihat antusias menyaksikan pemaparan yang dilakukan oleh para pembicara. Acara diakhiri pada pukul 17.30.

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget