Aliansi Umat Islam Garut: Gegabah! Jika pemerintah Menginginkan Hizbut Tahrir Dibubarkan


Bdg.News. Garut. Pemerintah disinyalir tidak berpihak kepada umat Islam dan dinilai gegabah merencanakan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ketua Pelaksana Tabligh Akbar bersama Aliansi Umat Islam Garut, Ust Cahyo Prihartono saat diwawancarai oleh Bdg.News menjelaskan, pemerintah tidak pro dengan Umat Islam, Ia pun mengatakan pemerintah gegabah menginginkan Hizbut Tahir dibubarkan. Lebih lanjut ia menerangkan Hizbut Tahir legal secara hukum, mestinya dilakukan langkah hukum untuk membubarkan HTI, ketika langkah-langkah hukum itu telah ditempuh dan memang secara hukum ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh HTI, kita tidak bisa berbuat apa-apa karena hukum kita junjung secara bersama, tetapi kalau yang dilakukan oleh pemerintah ini (rencana pembubaran HTI, red), jelas pemerintahlah yang melanggar hukum.
Ust Cahyo Prihartono
Ia menerangkan, Tabligh Akbar bersama Aliansi Umat Islam Garut bertajuk “Memperkuat Ukhuwah Menyongsong kemenangan” ini diikuti oleh berbagai ormas diantaranya Muhammadiyah, Persis, KOKAM, PII, NU, G3, HMI, KAMMI serta seluruh organisasi bernafaskan Islam di Kabupaten Garut.
Kegiatan yang dilaksanakan di Alun-alun Masjid Agung Garut ini bertujuan untuk menyatukan seluruh Umat Islam. Lebih lanjut ia menerangkan, baik Hizbut Tahrir, Muhammadiyah, FPI semua lini kita bela, kita satukan Umat Islam. Jika Umat Islam bersatu ukhuwah makin kuat karena kekuatan umat makin terkumpul. Dari HTI kekuatan politik, Muhammadiyah Pendidikan dan Perobatan, NU basis pesantren, dan ormas-ormas lain. Kekuatan ini yang akan menjadi kekuatan untuk menggapai kemenangan Islam. “Kita ingin seluruh umat bersatu. Jika Umat Islam bersatu, ukhuwah makin kuat. Kekuatan ini yang akan menjadi kekuatan untuk menggapai kemenangan islam”, ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (11/5/2017) pukul 09:00-11:40 WIB ini dihadiri oleh ribuan Umat Islam Garut. Sebagaimana pantauan Bdg.News, mereka dengan tertib mendengarkan tausiyah dari para ulama, menyanyikan yel-yel Islami dengan penuh semangat dan kemudian dilanjutkan do’a bersama. Terlihat panitia mengibarkan Panji-panji Rasulullah berwarna hitam (Ar-roya, red) dan putih (Al-liwa) berlafadzkan Tauhid para peserta pun mengusung bendera ormasnya masing-masing dan tak sedikit diantara mereka mengusung panji-panji Islam. [IW]


Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget