Luar Biasa Mahasiswa Binaan HTI Babel Menjuarai Kompetisi Rancang Kuda-Kuda Nasional dan Mengibarkan Panji Rasulullah



Tiga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung mengharumkan nama Negeri Serumpun Sebalai, Bangka Belitung dengan membawa pulang Juara III dalam lomba inovasi kuda-kuda di Universitas Tadulako. yang lebih mengimbirakan adalah mahasiswa ini dengan gagah membentangkan bendera yang menjadi kebanggaan umat islam yaitu panji Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.


Adapun mahasiswa tersebut adalah :
Muhammad Fajar Febriansyah, Mahasiswa Teknik Sipil semester 8Muhammad Novriyansyah Mahasiswa Teknik Sipil semester 8Muhammad Firhand, Mahasiswa Teknik Sipil semester 6Lomba National Steel Truss Innovation Contest, yakni merencanakan, menginovasikan, dan membuat kuda-kuda dari baja. Perlombaan ini dalam bentuk presentasi, merancang, dan menguji kuda-kuda. Perlombaan ini dilaksanakan di Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah yang diikuti mahasiswa nasional.

Sebelumnya tiap Finalis, peserta melewati tahap seleksi Proposal. Setelah melewati tahap proposal lalu Finalis mempresentasikan dan membuat karya di Universitas Tadulako tanggal 17 dan 18 April 2017.

Tim Bujang Girang menjadi perwakilan Universitas Bangka Belitung yang berhasil lolos ke babak final, dengan 6 tim lainnya dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Tadulako 2 Tim, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

Dalam Kompetisi ini, Tim Bujang Girang berhasil menyelesaikan perakitan dalam waktu 3,5 jam yang diberikan juri dengan 4 tim lainnya yakni dari UGM, 2 Tim UNTAD.

Konsep yang kuda-kuda tim Bujang Girang ini mengangkat konsep lokal.  Dengan nama Kuda kuda: Kude-kude Tudung Saji yang mana merupakan benda khas ketika ada kegiatan menganggung di Bangka Belitung.

Kude-kude Tudung Saji ini berhasil menjadi kuda-kuda terkokoh dibandingkan kuda-kuda yang berhasil dibuat oleh 4 tim. Kuda-kuda ini berhasil mencapai ketahanan terhadap beban rencana 500 kg, dan pada angka 510 kg masih kokoh hingga tidak dilakukan Pembebanan lagi.

Dalam mengikuti lomba ini diharapkan oleh mengasah kemampuan peserta untuk bisa menerapkan ilmu yang ada di kampus dan memberikan inovasi dalam dunia konstruksi.

Dakwah Pantang Pudar, Prestasi Terus Bersinar

Dua Aktivis dakwah dari dua organisasi berbeda di Bangka Belitung mencatatkan nama sebagai mahasiswa aktif dan berprestasi.  Yakni Muhammad Novriyansyah dan Muhammad Firhand. Mahasiswa yang berbeda angkatan dari Jurusan Teknik Sipil UBB ini mengukir nama sebagai Tim Bujang Girang yang menguasai Lomba Rancang Kuda-kuda tingkat Nasional di Universitas Tadulako Palu (17-18 April).

Muhammad Novriyansyah adalah mahasiswa fakultas teknik angkatan 2013 sebagai anggota Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Bangka Belitung juga binaan Hizbut Tahrir Indonesia Provinsi Bangka Belitung. HTI Babel sangat konsen mendidik Mahasiswa binaanya untuk tidak hanya paham Agama Islam tapi juga mahir di bidang tekonologi dan sains. Mahasiswa ini aktif dalam organisasi internal kampus UBB dan sempat juga mengukir prestasi lain antaranya :
Finalis Kompetisi Jembatan Indonesia XII KEMENRISTEK Tahun 2016.Juara I Lomba Komik DigitalCreanotifestHIMA Multimedia Broadcasting, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Surabaya Tahun 2015.Juara III Nasional Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional ITENAS, Bandung Tahun 2015.Juara III Nasional  Call For Paper Audit Sistem Gedung Berdasarkan Konsep BGH PIP2B Babel Tahun 2016Finalis National Fibrous Concrete Competition Jurusan Teknik Sipil, Universitas Negeri Malang Tahun 2015.Dan menjadi peserta beberapa peserta lomba nasional maupun internasional.

Selain itu pula, Novri pernah ikut dalam kepengurusan di organisasi internal kampus seperti : Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) UBB tahun 2014-2015, Menteri Sekretaris Negara Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UBB tahun 2015-2016. Juga pernah diamanahkan menjadi Koordinator Forum Intelektual Mahasiswa (FIM)  Babel tahun 2015-2016.

Sedangkan Muhammad Firhand merupakan adik tingkatnya. Keaktifannya terlihat ketika baru memasuki semester 3 yang dipercaya sebagai Menteri Kajian Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UBB tahun 2015-2016 dan saat ini diamanahkan sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil.

Sebelum menjuarai lomba kuda-kuda ini, Firhand juga mendapatkan penghargaan dalam Call For Paper Audit Sistem Gedung Berdasarkan Konsep BGH PIP2B Babel Tahun 2016 dan juga memiliki IPK sementara diatas 3,5.

Firhand memiliki peran yang besar dalam mengembangkan dakwah Gema Pembebasan Babel sekaligus beliau adalah binaan Hizbut Tahrir Indonesia Bangka Belitung. beliau selalu hadir dalam pergerakan gema pembebasan di Babel, ia turut serta dalam kegiatan internal maupun undangan kegiatan dari organisasi lain.

Keaktifan mereka dalam aktivitas dakwah dan mengembangkan potensi dan prestasi menjadi motivasi bagi pengemban dakwah di kampus. Tak jarang setiap kegiatan, maupun kontak dakwah mereka akan kita temui. Bahkan sampai hari sebelum keberangkatan ke Sulawesi Tengah, mereka masih aktif dalam kegiatan Masirah Panji Rasulullah SAW di Kota Pangkalpinang.

Hal yang menarik ketika pembagian hadiah juara dan foto sebagai jawara di Kampus Universitas Tadulako, mereka mengibarkan bendera Bendera Putih bertuliskan Al Liwa yang mereka sebut Al Liwa. Novri mengatakan “Rasa bangga kami terhadap bendera Rasulullah ini dan menunjukkan bahwa tulisan di dalam bendera tersebut yang senantiasa memotivasi kami dalam kehidupan untuk bisa berprestasi dan terus berkarya yang dipersembahkan kepada Sang Pencipta Kehidupan, dan tentu yang akan membahagiakan orang-orang sekitar kami baik itu keluarga dan masyarakat sekitar, maupun negeri Indonesia yang kami cintai ini. “

Pesan Buat Pengemban Dakwah

Novri dan Firhand memiliki pesan bagi adik-adik pengemban dakwah. Novri berpesan “Dakwah itu adalah aktivitas mulia. Aktivitas yang membuat kita dan orang lain berusaha untuk senantiasa berada di jalan kebaikan dan kebenaran. Kecintaan kita terhadap sesuatu juga harus benar, terutama cinta kepada kampus. Kita berdakwah merupakan salah satu bukti  cinta kita terhadap apapun, bisa itu cinta bagi orang tua, orang lain, Kampus, negeri ini, dan lainnya. Dan dakwah inilah yang memicu kita untuk berprestasi terutama di kampus. Bukan karena prestasi kita lalu berdakwah, tapi karena dakwah kita akan terus berprestasi yang bukan hanya di mata manusia tetapi di hadapan Allah SWT. “
Firhand mengatakan “ Dakwah bukanlah suatu hal yang harus ditakuti akan mengganggu prestasi kita, karena sejatinya tugas kita di dunia ini sebenarnya adalah untuk berdakwah, dan prestasi dunia merupakan reward yang Allah berikan untuk kita. So,  jangan tinggalkan dakwah sesibuk apapun kita. Apalagi yang sudah banyak prestasi di dunia seharusnya lebih giat berdakwah sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan – Nya.” (Adskan/Novri). [www.tribunislam.com]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget