Pemred HU Pikiran Rakyat: Hizbut Tahrir Lebih Maju dari yang Kita Lakukan.




Bdg.news – “Hizbut Tahrir lebih maju dari yang kita lakukan”, Begitulah ujar Pemred HU Pikiran Rakyat, Rahim Asyik Fajar Awanto, yang biasa dipanggil kang Rahim. Tepat pada tanggal 4 februari 2017, Hizbut Tahrir Jawa Barat mensosialisasikan panji Rasulullah s.a.w ke pihak Pikiran Rakyat yang bertempat di Jl.Asia Afrika. Silaturahmi yang dilakukan oleh pihak HTI dan perwakilan ulama se-Jawa Barat kepada pihak media Pikiran Rakyat.

Pada kesempatan tersebut, terjadi diskusi dan pembahasan  terkait berbagai berita yang sedang hangat  saat ini, seperti: penistaan ulama dan beredarnya berita hoax. Menanggapi isu terkati beredarnya berita hoax, pihak Pikiran Rakyat lebih berhati hati dalam menuliskan berita, beliau berkata bahwasanya lebih baik terlambat atau tidak menulis sama sekali, jika berita tersebut tidak yakin benar. 

“Lebih baik terlambat atau tidak menulis sama sekali, kalo itu tidak yakin benar”. Ujar kang Rahim
Menanggapi penyebarluasan hoax yang saat ini sangat memprihatinkan, Ust. Luthfi Affandi SH,. MH selaku Humas Hizbut Tahrir Indonesia mengatakan bahwasanya pihak Hizbut Tahrir lebih berhati hati dalam menyebarluaskan berita, jangankan hoax meme yang tidak sesuai fakta pun kami haram melakukannya.

 “Kalo temen temen di kita khusus di dakwah social media, kalo kita dari awal sudah menyatakan, jadi segala sesuatu harus berlandaskan hukum syara, jangankan hoax meme pun jika tidak sesuai dengan faktanya itu bisa terkategorikan sebagai kedustaan”. Ujar Ust. Luthfi Affandi
“Bagus kalau begitu , kalau HTI mah udah punya jalan, tidak terkacau kacau”. Pungkas beliau (kang Rahim)

Ust luthfi juga menambahkan bahwasanya pemberitaan tidak boleh asal menyebar, karena harus di verivikasi terlebih dahulu. “tidak boleh asal menyebar berita yang tidak jelas”, ujar beliau.
Menanggapi hal ini kang Rahim berkata bahwasanya Hizbut Tahrir lebih maju dari yang dilakukan oleh pihaknya.  “Hizbut Tahrir lebih maju dari yang kita lakukan” ujarnya

Diakhir penutupan Ust. Riyan  selaku perwakilan dari DPD HTI Jawa Barat menambahkan kutipan dari surat Al-Hujurat ayat enam, dan menambahakan bahwasanya pemberitaan bohong telah jelas jelas dilarang oleh syariat Islam.

 [Muhammad Randy]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget