Asep Syaripudin : Menguatnya Pengaruh Ulama Dan Bangkitnya Islam Membuat Khawatir Orang-Orang Sekuler



                                                 

BDG.NEWS, Bandung - Asep Syaripudin, koordinator Aksi Bela Ulama dan juga sebagai koordinator Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat, menegaskan bahwa dirinya siap berdebat dengan Sukmawati Soekarnoputri mengenai Pancasila untuk membela Imam Besar FPI, Rizieq Shihab.
Asep lantas menyebut pelaporan Sukmawati ke Polda Jawa Barat tidak memiliki landasan hukum yang jelas. Menurutnya, pelaporan itu dipaksakan.

"Laporan Ibu Sukmawati tidak berdasar, saya siap berdebat dengan Sukmawati," ungkap Asep di sela-sela aksi Bela Ulama di depan Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/1).

Asep mengatakan, kasus Habib Rizieq yang dilaporkan atas tuduhan penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Presiden pertama RI Soekarno bukan sebagai kasus hukum, melainkan kasus itu sarat dengan muatan politik.

"Kita semua mengerti apa yang dialami Habib Rizieq itu bukan persoalan hukum, tapi persoalan politik yang dilakukan elit kekuasaan," tegas Asep.

Lebih lanjut, Asep menyebut, saat ini ada banyak upaya-upaya mengkriminalisasi para ulama termasuk Habib Rizieq yang banyak dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Saya lihat ada upaya, sila ke 4 itu adalah gerakan daripada ulama, sekarang itu ada kerisauan dari orang orang sekuler dengan menguatnya pengaruh ulama, kemudian kalau misalkan ulama menguat, ini berimplikasi menguatnya kebangkitan Islam ini," tuturnya.

"Nah ini ada pihak pihak yang tidak setuju dan tidak rela Islam bangkit kembali, ulama berperan, sehingga kemudian ulama didiskriminasi," pungkas Rizieq. 


Sumber: jitunews
Editor : Hadi Rasyidi


Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget