Pemerintah Bakal Bangun 3.000 Embung di Indonesia




BDG.NEWS, Bandung - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi berencana membangun 3.000 embung atau kantung air di Indonesia.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes Ahmad Erani Yustika mengatakan rencana tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dia memaparkan sebagai negara agraris Indonesia membutuhkan pengairan yang mumpuni untuk kebutuhan lahan pertanian.

Namun, tidak semua desa mempunyai sistem pengairan bagus, sehingga pembangunan embung mampu menjadi solusi.

"Embung bisa dijadikan alternatif untuk pengairan lahan pertanian," tutur Ahmad di Gedung Sate, Rabu (14/12/2016).

Menurutnya, ada 3.000 desa yang menjadi prioritas untuk pembangunan embung tersebut. Desa-desa tersebut memiliki potensi pertanian yang besar.

"Tapi tidak semua desa dipaksa harus membangun embung, tetap harus dimusyawarahkan di pemerintah desa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan pihaknya siap mendukung program tersebut.

"Kami menunggu data dari kementerian, untuk Jabar ada berapa desa dan mana saja yang masuk prioritas pembangunan embung tersebut," tutur Deddy.

Sebagai daerah penghasil padi dan hasil bumi lainnya, Jabar membutuhkan infrastruktur pendukung pertanian.

Selain berguna mengairi lahan pertanian, kata Deddy, embung berfungsi sebagai pengendali banjir yang sering menggenang di beberapa wilayah.

Soal ketersediaan lahan, lanjut dia, belum bisa ditentukan karena harus didahului dengan kepastian program tersebut dari Kemendesa.

"Yang jadi persoalannya, tanahnya punya siapa? Punya desa atau punya masyarakat," katanya. (Mildan-Ayobandung)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget