Pejuang Mujahidin Siapkan Rencana Strategis Untuk Menghadang Pasukan Musuh




BDG.NEWS, Aleppo - Kondisi serba sulit di Aleppo Timur tak membuat pejuang begitu saja menyerah atau menyalahkan keadaan. Kendati rezim terus memperluas kontrolnya di wilayah yang terkepung itu, pejuang tengah menyiapkan rencana strategis untuk menghadang pasukan musuh.

Dalam satu wawancara dengan jurnalis OGN (On the Ground News) Bilal Abdul Karim, Amir seluruh kekuatan oposisi di Aleppo Timur yang terkepung, Abu al-‘Abad mengungkapkan, “dari segi militer situasinya sangat baik dalam artian bahwa para pejuang mujahidin sangat kuat, namun demikian terjadi serangan yang begitu agresif oleh rezim dengan dukungan Rusia, Iran, dan milisi-milisi Syiah dari seluruh dunia”.

Rezim penjahat ini, lanjutnya, terus membombardir warga sipil, perempuan, anak-anak, dan orang-orang lanjut usia. Hal inilah yang membuat kami semakin sulit. Para mujahidin menolong korban sipil dengan membantu mengeluarkan mereka, termasuk anak-anak dari reruntuhan bangunan. Dan di waktu yang sama, mujahidin harus melindungi mereka dari kejahatan rezim Assad dan sekutu-sekutunya.

Ditambahkannya, tetapi dengan fadhillah dari Allah, Insya Allah saat ini kami sudah memiliki satu rencana strategis. Pejuang-pejuang kami melakukan reposisi ke sebuah area tertentu, dan dengan rahmat Allah kami telah membuat sistem pertahanan yang kuat.

Hingga detik ini bombardir musuh terus berlangsung tiada henti. “Mereka melakukannya secara masif dan barbar dengan tanpa membeda-bedakan sasaran. Dan sekarang anda bisa mendengarkan bom-bom cluster (yang sebetulnya dilarang menurut konvensi internasional -red), dan segala jenis senjata mereka gunakan untuk membumihanguskan Aleppo”, kata Abu al-‘Abad.

Rezim sebetulnya sudah tidak mampu maju sejengkal pun jika tidak ada bantuan dari Rusia, Iran, dan sekutu-sekutu mereka lainnya.

Dalam beberapa hari ini terjadi demo/protes di sejumlah negara seperti di Turki, Jerman, Amerika, Afrika Selatan, dan sejumlah tempat lainnya. Bahkan di Perancis juga terjadi aksi serupa. Mereka ingin menyampaikan aspirasi bahwa mereka bersama rakyat Suriah terutama yang sekarang sedang terkepung di Aleppo.

Merespon aksi dukungan masyarakat internasional tersebut, Komandan mujahidin Abu al-‘Abad menyatakan, “Kami dari Aleppo menyampaikan terima kasih kepada mereka semua yang mendukung kami dalam hati/niat mereka, dan yang sedang mencoba menekan pemerintah masing-masing dalam rangka mendukung rakyat kami” 

Reporter: Yasin Muslim-Kiblat.net
Sumber: On the Ground News

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget