Buni Yani : Penetapan Tersangka Terhadapnya Tidak Sesuai KUHAP



BDG.NEWS, Jakarta - Buni Yani akan menjalani sidang perdana praperadilan esok hari. Gugatan tersebut dilayangkan pihak Buni Yani menyusul penetapan tersangkanya. Buni menganggap penetapan tersangka terhadapnya tidak sesuai KUHAP.

"Mohon doanya agar diberikan kelancaran dan kemenangan," ujar kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian, Senin (12/12/2016).

Sidang tersebut akan digelar pada Selasa (13/12) pukul 09.00 WIB. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, polisi sebagai pihak yang akan menghadapi Buni Yani, yakin menang di proses praperadilan tersebut.

Sementara itu berkas perkara Buni Yani sudah dilimpahkan ke Kejati DKI Jakarta pekan lalu. Berkas itu akan diperiksa dalam waktu 14 hari untuk dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelumnya Aldwin sempat menganggap bahwa kliennya lebih fokus untuk menghadapi sidang praperadilan yang akan digelar besok. Buni Yani sendiri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Pasal 28 ayat (2) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dinilai menyebarkan informasi bernuansa SARA dalam postingan statusnya di Facebook terkait pidato Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu soal Al Maidah ayat 51.(wartanesia)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget