Potensi Banjir dan Longsor Masih Tinggi, Gubernur Minta BPBD Siaga





BDG.NEWS, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar untuk siaga terkait dengan meningkatnya‎ intensitas hujan di Jabar akhir-akhir ini. Pada kondisi tersebut potensi bencana bisa terjadi seperti banjir dan longsor.
Gubernur pun sebelumnya telah menetapkan status kebencanaan di Jabar pada 1 November 2016 lalu, di mana Jabar siaga banjir dan longsor hingga 27 Mei mendatang. “Saya instruksikan BPBD Jabar melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan keadaan darurat, sehingga mampu meminimalisasi potensi dampak bencana melalui penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu, seusai ketentuan peraturan perundangan,” katanya, Rabu 16 November 2016.
Heryawan mengatakan, permintaan ini berdasarkan rapat koordinasi antara Pemprov Jabar dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait pada 4 September 2016, serta hasil evaluasi terhadap bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Jabar.
Selain BPBD, Heryawan pun menghimbau kepada kepala daerah kota kabupaten se-Jabar untuk meningkatkan kewaspadaaan, kesiapsiagaan dan tindakan-tindakan preventif yang diperlukan. “Kepada masyarakat saya berpesan untuk selalu berwaspada mengingat rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai bulan Mei 2017 curah hujan di berbagai daerah di Jabar cukup tinggi,” ucap dia. (PR)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget