Pelaksanaan Gelar Perkara Kasus Ahok





BDG.NEWS, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dilaksanakan di gedung utama Mabes Polri pada Selasa (15/11/2016) pekan depan.
"Nanti di Rupatama Mabes hari Selasa, Minggu depan. Jamnya 09.00 WIB," kata Ari Dono di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016).
Ari Dono mengatakan gelar perkara akan dilakukan secara terbuka terbatas.
"Artinya, transparan nanti dihadiri oleh pengawas internal dan eksternal. Yakni dari internal dari Inspektorat dan Divisi hukum atau Propam. Kalau eksternal dari Ombudsman, Kompolnas itu yang akan kami hadirkan," katanya.
Gelar perkara akan disaksikan oleh pihak-pihak terkait kasus ini.
"Kami undang pihak-pihak, Nanti dari pihak terlapor dan pelapor juga akan kami hadirkan, terserah mau hadir atau enggak. Kuasa hukum bisa juga (hadir).
Ari Dono mengatakan gelar perkara umumnya dilakukan tertutup. Namun karena karena ada desakan agar dilaksanakan secara terbuka, akhirnya dilakukan secara terbuka terbatas.
"Gelar perkara merupakan kontrol penyidik atau atasan penyidik daripada tahap penyelidikan sampai penyidikan. Yang biasa kita lakukan yaitu gelar penyelidikan yaitu dilakukan internal penyidik. Akan tetapi, dalam hal ini karena memang situasi dan keinginan dari pihak-pihak atas suatu keterbukaan atau transparansi," katanya.
Ari Dono mengatakan hasil gelar perkara akan menentukan apakah penyelidikan kasus dugaan penistaan agama bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak.
"Ini menentukan apakah hasil penyelidikan itu ada tindak pidana atau tidak. Yang kami ambil adalah hasil interview dan juga pendapat-pendapat. Sehingga kami bisa menganalisa apakah bisa jadi penyidikan atau nggak," kata Ari.
Berbeda dengan keterangan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar. Dia mengatakan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok akan dilakukan pada Rabu (16/11/2016) pekan depan.
"Gelar perkara Rabu," kata Boy dalam pesan singkat, dikutip dari Antara.
Dia menambahkan dalam rencana gelar perkara tersebut, akan dilakukan di kantor Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat.
Proses gelar perkara akan dilakukan secara tertutup.
"Gelar perkaranya tidak terbuka seperti live di media," katanya.
Gelar perkara akan disaksikan langsung oleh pihak pelapor, para saksi ahli, kejaksaan, Komisi Kepolisian Nasional dan anggota Komisi III DPR. (suara)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget