Mengerikan, Rusaknya Tatanan Sosial Akibat Liberalisme (Part.1)





Kita disibukan dengan tatanan kehidupan yang semakin merusak generasi penerus. Dalam tatanan pemerintahan kita menganut demokrasi, dimana hukum dibuat oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan rakyat. Begitupun dalam tatanan ekonomi, ekonomi kapitalistik membuat kesenjangan sosial semakin meruncing. Para pemilik modal bebas meng eksploitasi sumber daya alam, sedangkan rakyat kecil kesusahan untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya. Dalam tatanan sosial kita dapati kehidupan yang semakin bebas atau bisa disebut dengan liberalisme. Setiap orang bebas melakukan apapun sekalipun itu berzina, sehingga timbulah pergaulan bebas yang menyebabkan rusaknya tatanan sosial. Jika kita lihat dikalangan remaja budaya hedonistik menjadi suatu tren budaya yang menjadi acuan para remaja dan pemuda akhir akhir ini. begitupun dikalangan individu , berkurangnya rasa sosial diantara mereka, yang menyebabkan kehidupan ini semakin individualistik. 

Definisi Liberalisme
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama. Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama didasarkan pada kebebasan mayoritas (Wikipedia).
 
Begitulah definisi liberalisme menurut Wikipedia. Dalam pembahasannya dikatakan bahwasanya liberalisme menginginkan suatu masyarakat yang bebas tanpa aturan, baik aturan agama maupun pemerintah. Paham liberalism akan tumbuh subur dalam negara demokrasi dikarenakan keduanya sama sama menginginkan kebebasan mayoritas. Maka tak salah jika di Indonesia budaya liberalism tumbuh subur dan menjadikan pergaulan serta seks bebas merupakan sebuah “tren”. 


Penyebaran Budaya Liberalisme
Lahirnya pergaulan bebas dimulai dari budaya pacaran yang sedang “nge-tren” dikalangan pelajar baik SMP maupun SMA. Bahkan tidak sedikit juga anak anak sekolah dasar yang sudah mengenal dengan budaya pacaran ini. Orang orang berpendapat bahwasanya pacaran merupakan tahapan untuk mengenal lebih dekat lawan jenis sebelum menikah. Namun naluri manusia menuntun mereka untuk melakukan hal hal yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh suami istri. Tentu saja ini merupakan sebuah masalah yang sangat mengkhawatirkan dimana generasi muda Indonesia telah diracuni oleh budaya budaya yang merusak moral bangsa ini.
Seperti yang kita ketahui bersama, budaya pacaran merupakan budaya barat yang di-import ke Indonesia berbarengan dengan tersebarnya demokrasi dan kebebasan. Selain itu media juga menjadi elemen penting dalam penyebaran budaya pacaran ini. bagaimana tidak tontonan yang disebarkan oleh televisi selalu menggambarkan kehidupan pacaran dikalangan remaja. Tentunya ini menjadi salah satu propaganda budaya pacaran dikalagan remaja. Dan artis artis yang di idolakan oleh para penggemarnya menjadi salah satu sosok inspirasi bagi mereka. Tentunya untuk membatasi penyebaran paham liberalisme perlunya peran dari keluarga dan pemerintah. Keluarga merupakan tembok yang paling kuat untuk menjaga generasi muda dari pergaulan bebas. Selain itu negara merupakan sebuah kekuasaan yang mampu menyelesaikan permasalah ini. jika negara tidak memberikan izin kepada para pemilik televisi untuk menyebarkan film film yang menggambarkan pergaulan bebas, maka permasalah dapat dengan mudah diselesaikan.

selanjutnya Part 2
Label:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget