Mahasiswa Bandung Menggugat: Indonesia dalam Cengkraman Kapitalis Barat dan Timur



Bdg.News-Bandung. Sabtu [29/10] Gema Pembebasan Kota Bandung menggelar acara Mahasiswa Bandung Menggugat (MBM) 2016 dengan mengangkat tema “INDONESIA DALAM CENGKRAMAN KAPITALIS BARAT DAN TIMUR, BANGKIT DAN LAWAN DENGAN IDEOLOGI ISLAM ” acara yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai kampus Kota Bandung dilakukan longmarch dari Simpang Lima sampai ke lokasi acara depan Gd.Merdeka.

Dalam aksinya, Poster yang dibawa para peserta menarik perhatian pengendara sekitar jalan tersebut berisikan “INDONESIA DALAM JERITAN KAPITALISME BARAT, INDONESIA DALAM JERATAN KAPITALISME TIMUR, SAATNYA MAHASISWA BANGKIT DAN LAWAN DENGAN ISLAM, DEMOKRASI KAPITALISME ALAT PENJAJAHAN”.

Dalam seruannya orator perwakilan mahasiswa bandung meneriakan “Hancurkan demokrasi, Campakan Kapitalisme”. Peserta orator yang lain menyampaikan “Saatnya Indonesia bangkit, luruskan visi jadikan Ideologi Islam sebagai mainstream perjuangan pemuda dan mahasiswa”. Dimas Permana sebagai korlap aksi menyampaikan Indonesia sudah termasuk darurat penjajahan terjadi disegala lini kehidupan vital Indonesia “Keberadaan hegemoni kapitalisme barat di Indonesia sudah sangat merugikan ditambah hegemoni kapitalisme timur (China) semakin terhina, maka harus melawan dan mencampakan Demokrasi sebagai pintu masuk kapitalisme” tegasnya.

Ada 5 poin gugatan bersama Dalam acara Mahasiswa Bandung Menggugat 2016 tesebut yang dibacakan oleh pengurus daerah Gema Pembabasan kota Bandung Bung Indra Lesmana:
1.     Menentang segala bentuk intervensi Asing sehingga menyebabkan kekisruhan politik dan carut-marutnya kebijakan ekonomi ditambah mentalitas terjajah dari ketundukan pemerintah kepada korporasi asing yang datang berhamburan dalam wujud utang dan investasi.
2.  Menggugat kepemimpinan Jokowi-JK yang tidak mampu mengetaskan berbagai problem bidang kehidupan, justru malah memperburuk keadaan dengan memberikan “karpet merah” bagi kapitalisme timur (Cina) untuk berkolaborasi dengan kapitalisme barat (AS).
3.  Menggugat sistem demokrasi yang dengannya menghancurkan tatanan kehidupan berbasis pada empat pilar kebebasan sehingga memicu pengendalian politik, hukum, sosial, budaya, pendidikan dilakukan oleh para kapitalis dan memperalatnya demi mengakumulasikan kekayaan dan kepentingan dirinya sendiri.
4.     Dengan memahami bahwa demokrasi adalah jalan bagi para penjajah untuk melakukan penguasaan terhadap negara-negara berkembang seperti Indonesia dengan SDA melimpah, maka harus membuang sistem ini karena pada hakikatnya telah menentang kedaulatan ditangan Allah SWT dan merampas kekuasaan ditangan Umat.

5.      Menyadari bahwa berbagai solusi penyelesaian tidak akan pernah bisa teralisasi tanpa adanaya institusi pelaksana, maka mutlak adanya upaya untuk menerapkan dan menegakkan Khilafah di negeri ini untuk menerapkan solusi komprehensif dari Ideologi Islam secara total dalam berbagai aspek kehidupan. [Irfan]





Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget