Ketua MUI Jawa Barat : Pelecehan ini tidak bisa hanya cukup dengan kata maaf saja.






Bdg.News, Bandung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar kasus pelecehan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibawa ke jalur hukum.
Pelecehan agama Islam yang dilakukan Ahok itu sudah menuai kecaman dari masyarakat dan sejumlah organisasi Islam yang ada. Hal itu menyusul ‘ocehan’ Ahok terkait Surat Al Maidah ayat 51.
“Sudah tidak bisa ditolerir meskipun sudah meminta maaf. Proses hukum tetap harus dilanjutkan,” kata Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Safe’i, Jumat (14/10/2106).
Sebelumnya organisasi Islam di Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar mendatangi Markas Polda Jawa Barat pada Selasa 11 Oktober 2016. Massa dari API langsung mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jabar. Beberapa orang langsung masuk dan membuat laporan.
Adapun sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam API di antaranya, FPI, LPI, Dewan Dakwah, Pemuda Muhammadiyah, Pengajian Politik Islam dan elemen gerakan Islam lainnya.
“Namun saya mengimbau tetap pada jalur hukum yang ada. Jangan sampai berbuat anarkis menghadapi masalah ini,” ucapnya.
Menurut Rachmat, langkah dengan melaporkan pada pihak yang berwajib sudah benar, bagaimanapun ini negara hukum yang harus ditempuh dengan hukum. Namun yang harus ditegaskan kata Rachmat, urusan pelecehan ini tidak bisa hanya cukup dengan kata maaf saja.
“Seluruh umat Islam pasti merasa tersinggung, maka saya harap proses hukum bisa berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku,” tutur dia. (FokusJabar)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget