Berhentikan 9 Kepala Sekolah, Ridwan Kamil Tidak Nyaman






BDG.NEWS, Bandung - Memberhentikan sembilan kepala sekolah dan menjatuhkan sanksi pada belasan lainnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merasa tidak nyaman. Ia menyadari, keputusan ini berdampak pada nasib keluarga pejabat bersangkutan namun ia tetap melakukannya demi perbaikan sistem layanan publik.
”Setiap kali memberhentikan orang, batin saya merasa tidak nyaman. Jangan dikira begini, seolah lempeng. Batin saya tidak nyaman karena menyangkut nasib manusia,” kata Ridwan Kamil, Kamis 20 Oktober 2016 di Pendopo Kota Bandung.
Emil menyatakan, ketidaknyamanan itu ia kesampingkan karena ada tujuan yang lebih besar yakni perbaikan kualitas layanan ke publik. Inilah alasan Pemkot Bandung untuk terus melakukan pengawasan dan penyelidikan terhadap pelanggaran-pelanggaran serta menjatuhkan sanksi jika terbukti bersalah.
”Kalau tidak dilakukan, sistem hidup kita tidak akan ada perbaikan. Ini tugas dan risiko saya sebagai wali kota,” ujarnya.
Emil menjanjikan penguatan kinerja inspektorat sehingga lebih kokoh dan berwibawa. Ia bahkan mendambakan kinerja lembaga ini bisa seefektif dan setegas KPK.
Pemkot Bandung Kamis 20 Oktober 2016 ini memberhentikan sembilan kepala sekolah SD Negeri dan SMP Negeri serta merekomendasikan pemberhentian lima kepala SMA Negeri. Mereka dinyatakan terbukti melakukan pungutan liar dan gratifikasi.
Kesembilan kepala sekolah yang diberhentikan adalah kepala SDN Sabang, Banjarsari, Cijagra 1 dan 2, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMP Negeri 6, SMP Negeri 7, dan SMP Negeri 44. Mereka diminta untuk mengikuti lagi pendidikan kepala sekolah.
Sementara lima kepala sekolah SMA Negeri yang direkomendasikan ke Gubernur untuk diberhentikan adalah kepala SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, SMA Negeri 8, dan SMA Negeri 9. Sanksi yag dikenakan berupa rekomendasi sesuai kebijakan nasional mengalihkan kewenangan pengelolaan SMA dari Pemkot ke Pemprov.
Selain pemberhentian, sanksi lainnya yaitu berupa skorsing tiga bulan dan penundaan kenaikan pangkat diberikan kepada lima kepala sekolah yakni kepala SDN Soka, SDN Bina Harapan 1 dan 2, SDN Centeh, SDN Halimun, serta SDN Nilem. (PR)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget