Terjadi 121.160 Kasus Pencurian Selama 2014




BDG.News   Sungguh mencengangkan data statistik kriminal BPS (Badan Pusat Statistik) 2015. Pada Bab III halaman 37 tabel 3.8, pada tabel tersebut di perlihatkan jumlah kejahatan dari tahun 2012 – 2014 berdasarkan kelompok jenis kejahatan. Namun dari tabel tersebut yang menarik perhatian ialah jumlah yang besar pada kasus kriminal pencurian. Pengelompokan kasus kejahatan pencurian terbagi menjadi beberapa, yaitu: pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api, pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam, pencurian, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor. Pada tahun 2012 total kasus pencurian ialah sebanyak 126.171 kasus. Pada tahun 2013 terjadi kenaikan kasus pencurian menjadi 126.210 kasus.
Berdasarkan fakta diatas dapat kita ketahui bersama, bahwasanya terjadi permasalahan keamanan di negeri ini. Jumlah kasus pencurian yang besar ini disebabkan oleh faktor ekonomi masyarakan yang masih rendah. Seseorang melakukan tindak pencurian tidak lain untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, namun ada juga yang menggunakan hasil pencuriannya untuk hal hal lain.


Jika kita lihat negeri ini, dapat kita ketahui bahwa negeri ini merupakan negri yang kaya raya. Namun sungguh miris dimana tingkat ekonomi masyarakat masih banyak yang dibawah rata rata. sistem kapitalis-lah yang menyebabkan tingkat ekonomi masyarakat rendah. Dalam sistem kapitalis pemilik modal bebas melakukan eksploitasi terhadap sumber daya suatu negara. setiap individu memiliki kebebasan mengolah sumber daya alam selama ia memiliki modal untuk mengolahnya.
Jika kita lihat bersama perekonomian di Indonesia, maka kita akan dapatkan bahwasanya para pengelola sumber daya negeri ini kebanyakan dari pihak asing. Dari bahan tambang, gas, emas dll. Masih diolah oleh asing. Sedangkan kita lihat bersama rakyat Indonesia masih banyak yang dibawah garis kemiskinan. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki keahlian yang memadai. Sehingga antara tingkat kemiskinan dan tingkat kriminalitas berjalan lurus. Ketika tingkat kemiskinan meningkat maka tingkat kriminalitas pun akan meningkat.
Maka solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dan kriminalitas ini yaitu perlu dilakukan perubahan sistem yang mendasar. Karena jika dilihat bersama sistem kapitalis yang diterapkan dinegeri ini semakin memperbesar tingkat kemiskinan yang berbanding lurus dengan tingkat kriminalitas. Para pemilik modal dengan leluasa membangun ekonomi mereka, sedangkan rakyat kecil bersusah payah untuk menghidupi keluarga mereka.
Label:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget