Program Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Bandung Tak Tepat Sasaran

Dua bocah harus mencari nafkah membantu orangtua mereka. Potret itu merupakan kemiskinan yang masih terjadi di Kabupaten Bandung.

KABUPATEN BANDUNG – Sekertaris LSM Bangkit Indonesia, Yadi Wigandi mengatakan, nasib yang dialami Sulaiman hanya salah satu potret kehidupan yang banyak terjadi di Kabupaten Bandung.

Di berbagai sudut daerah, masih banyak orang yang hidup di bawah garis kemiskinan, bahkan tidak kalah dari nasib Sulaiman.


“Pemerintah itu banyak program penanggulangan kemiskinan, tapi banyak juga yang tidak tepat sasaran,” tutur Yadi, Kamis (1/9/2016).

Tidak heran, jika banyak warga Kabupaten Bandung yang belum mempunyai rumah, karena intervensi program dari pemerintah masih sangat minim, seperti program bantuan Rumah tidak layak huni (RTLH).

“Kalau masih rumah sendiri, walaupun jelek masih untung. Dibandingkan dengan pribumi tapi bertahun-tahun masih ngontrak, beda dengan pendatang yah walaupun mereka ngontrak di kampung halamannya kan punya rumah, mereka di sini hanya mencari nafkah saja,” ujarnya.

Karena selama ini tinggal di rumah-rumah kontrakan, kata Yadi, intervensi program pemerintah pun jadi sulit untuk diperoleh warga pribumi ini. Misalnya, untuk mendapatkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), begitu juga dengan program kesehatan KIS atau BPJS Kesehatan.

“Pemerintah Kabupaten Bandung harus jeli melihat berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakatnya. Program pembangunannya harus lebih menyentuh sektor ril, serta tepat sasaran. Bukan hanya mementingkan pembangunan infrastruktur saja,”ujarnya.

Tak hanya Pemerintah Kabupaten Bandung saja, lanjut Yadi, peran DPRD sebagai wakil rakyat pun harus cepat tanggap dan berani memperjuangkan berbagai masalah yang ada di masyarakat. DPRD harus benar-benar berada disisi rakyat yang diwakilinya, bukan sekadar memanfaatkan suara mereka saat musim pemilu legislatif (pileg) ataupun pemilihan kepala daerah (pilkada) saja.

“Sebenarnya kan gampang untuk melihat keadaan rakyat itu tidak perlu jauh-jauh, lihat saja di sekitar lingkungan sendiri. Dari situ kan bisa terlihat dan terasa, apa saja yang saat ini dibutuhkan oleh rakyat. Setelah itu, alangkah baiknya jika Pemerintah Kabupaten Bandung dan DPRDnya ini bersinergi bersama rakyat, untuk bersama-sama berusaha menyelesaikan berbagai permasalahan sosial, seperti kemiskinan dan lainnya,” katanya. (mld)
MeasureMeasure/pojoksatu.id

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget