Bila Spanyol Menjadi Pusat Peradaban, Toledo adalah Jantungnya Pengetahuan



Toledo, luas kawasannya 232.1 km². Kota yang memiliki eksotis dalam tata ruang, bangunan yang menjulang tinggi di tengahnya, dan kita akan melihat suatu peradaban seni tata kota yang menakjubkan.

Bangsa Visigoth pernah menguasainya pasca keruntuhan Romawi di kawasan ini. Setelah itu, Thariq bin Ziyad ra. menaklukkan kawasan Andalusia. Termasuk Toledo. Pada masa kekuasaan Islam, Toledo dikenal sebagai kota dengan tingkat toleransi kehidupan beragama yang tinggi. Islam, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan secara harmonis.

Penduduk Toledo dahulu tak mengenal peradaban, apalagi mengenal Tuhan. Maka tak heran, kota Toledo sebelumnya dihuni dengan penduduk yang kerdil berpikir. Hingga islam datang, mencerahkan kawasan ini. Lamban laun, kawasan ini menjadi kawasan favorit dalam mengkaji ilmu dan pengetahuan di Andalusia.

Sejarah mencatat, Toledo berada di bawah kekuasaan Islam selama 373 tahun. Selain diwarnai dengan harmonisasi kehidupan beragama, masa kejayaan Islam di kota ini juga ditandai oleh berkembang pesatnya penerjemahan kitab-kitab ilmu pengetahuan. Ilmuwan Muslim, Yahudi, dan Kristen bekerja sama menerjemahkan beragam manuskrip ilmiah dari bahasa Arab ke dalam bahasa Latin. Karya-karya penting ilmuwan Romawi dan Yunani yang sempat hilang juga disalin kembali.

Berbagai bidang ilmu pengetahuan berkembang di Toledo, mulai dari ilmu agama, sastra, seni, astronomi, sampai teknik. Di bidang agama, muncul sejumlah ulama terkemuka. Salah satunya, Abu Usman Said bin Abu Hind. Selain menjadi tokoh agama, Abu Usman juga pernah menjabat sebagai hakim. Ulama-ulama lainnya adalah Sulaiman bin Masrur, Ibnul Qisyari, Yahya bin Tsabit al-Fihri, Said bin Abdus, Abu Hind al-Ashbuhi, Isa bin Dinar al-Ghafiqi, Muhammad bin Waddah, Abu Bakar al-Umawi, Ibnu as-Syaikh, Ibnu Umar al-Juhani, Ibnu Isyun al-Azdi, Ibnu Jusyun al-Anshari, Ibnu Syanthir, Ibnul ar-Raj, Mahbub al-Khasyni, Abu Ishaq al-Fahmi, Ibnu Samiq, Judi bin Usman, Ibnu Damj, Al-Quwaides Ibnu Maimun, Ibnu Mas`ud al-Thulaithali, Al-Shaidalani, Al-Zarqani, Ibnul Baghunusy, Abul Mathraf al-Lakhmi, Ibnul Khayyath, At-Tamimi at-Thulaithali, dan masih banyak lainnya.

Di bidang sains, Toledo juga melahirkan banyak ilmuwan. Salah satunya yang terkenal adalah Al-Zarqali. Ia adalah ahli matematika dan astronomi termashur pada zamannya. Masyarakat Barat biasa menyebut Arzachel terhadap tokoh yang lahir pada 1029 M ini.

Hingga pada serangan yang dilakukan Raja Castile, Alfonso VI, tahun 1085 M, Toledo jatuh. Kota tersebut dikuasai tentara salib. Yang dengan kesewenangannya, Toledo yang ciamik berubah menjadi kawasan penuh tangisan. Kedamaian tak lagi hadir. Kaum muslimin dipaksa untuk masuk ke dalam agama Nasrani, dan sebagian muslim yang lainnya menyelamatkan diri untuk keselamatan jiwanya.

Akhukum,

Rizqi Awal
Label:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget