"Penerapan Syariah dan Khilafah Bukan Pilihan Tetapi Kewajiban" , Kata Dosen UPI Ini.



bdg.news, Bandung - Gelora acara Muktamar Tokoh Umat diberbagai daerah telah selesai, 1 Mei 2016 bertepatan dengan 24 rajab 1437 hijriah, berbagai peristiwa terjadi, para tokoh mulai mengerti dan faham terhadap urgensi perjuangan syariah dan khilafah untuk mewujudkan Islam Rahamatan Lil'alamin.

Berikut kutipan wawancara wartawan bdg.news dengan Dr. Budi S. Purnomo  salah satu dosen UPI Bandung.

bdg.news : Assamualaikum, pak budi, saya dari bdg.news, bagaimana pandangan bapak terkait acara Muktamar Tokoh Umat yang baru saja diadakan di Balai Asri- Pusdai


Wa'alaikumsalam
Gagasan yang disampaikan HTI sesungguhnya bukan sesuatu yang baru. Karena merupakan warisan Rasulullah yang harus diemban oleh setiap muslim sebagai konsekuensi keimanan.

Namun, massivenya brain wash yang dilakukan musuh-musuh Islam agar mereka leluasa menguasai kekayaan sumber daya alam negeri-negeri muslim dengan jalan menjauhkan umat dari Islam yang Maha Sempurna, pemikiran tersebut oleh sebagian umat Islam menjadi sesuatu yang asing dalam pandangan mereka, menakutkan, dan harus dijauhi.
Jadi apa yang dilakukan oleh HT(I) dengan berusaha mengubah mindset yang keliru dan menggantinya dengan Syariah Islam sangat tepat. Ini seharusnya juga secara massive disebarluaskan oleh orang-orang yang sudah memiliki pemahaman bahwa penerapan Syariah Islam bukanlah PILIHAN tetapi KEWAJIBAN. Hal itu hanya bisa terwujud jika ada SISTEM yang secara penuh menjalankannya sehingga Islam Rahmatan lil Alamin dapat terwujud. Sistem tersebut adalah KHILAFAH!! 

Jika Syariah Islam adalah operating system, maka Khilafah adalah hardware atau gadget yang bisa mengoperasikannya. Gadget tanpa OS hanya jadi benda tanpa fungsi. Sebaliknya OS tanpa gadget hanya wacana tanpa manfaat.

Sangat disesalkan masih ada kaum muslim yang mau diperalat oleh musuh2 Islam dengan menentang pemahaman ini. Mereka justru menerima konsep nation/bangsa yang memecah kekuatan Islam dan menerima demokrasi yang sebenarnya hanya kemasan indah yang membungkus LIBERALISME & KAPITALISME. ada 2 hal yang mendatangkan mudharat (keburukan:red) bagi muslim, dunia akhirat. Ini menjadi tugas yang tidak hanya bagi HTI tetapi bagi kita semua untuk merangkul saudara-saudara kita mempererat ukhuwah demi penerapan Syariah Islam melalui tegaknya Khilafah, sehingga kita bisa meraih Islam secara Kaffah.
AllohuAkbar!!

bdg.news : Menurut pak budi, mengapa masih ada ormas/kelompok muslim yang masih diperalat agar memusuhi para pejuang syariah?

Mungkin mereka memang tidak tahu, pura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu.

bdg.news : seharusnya tindakan kita terhadap mereka? Mendakwahi atau malah memusuhi?

Mendakwahi

bdg.news : Mengapa?

Semakin banyak yang mendukung semakin baik dan kita harus menghindari sesama umat saling berhadapan (saling menjatuhkan :red)

bdg.news : Terakhir pak, Menurut pandangan pak budi, apakah hizbut tahrir harus mengadakan acara-acara seperti ini untuk terus menyadarkan umat islam?

 Proses penyadaran ini  Harus terus dilakukan...

(die)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget