Dooor!!! Turis Prancis Itu Mati

Turis Prancis Amokrane Sabet harus merelakan nyawanya hilang setelah menikam dan membunuh seorang petugas. Turis yang mantan atlet bela diri ini ditembak mati oleh polisi di Bali.

Kepala Kepolisian Daerah Bali Mayjen Sugeng Priyanto mengatakan Sabet ditembak pada Senin, (2/5) di depan villa sewaannya di Badung. Sebagaimana dilansir dari laman Asian Correspondent, saat hendak ditangkap, Sabet—yang visa turisnya berakhir September lalu—mengacungkan pisau kepada polisi dan petugas imigrasi.

Sabet mengejar seorang petugas dan berulang kali menikamnya hingga jatuh. Sugeng mengatakan polisi menembak Sabet setelah ia mengabaikan tembakan peringatan.

"Kami memberinya tembakan peringatan. Pelaku menikam salah satu petugas kami di beberapa tempat. Dia mengabaikan tembakan peringatan sehingga kami menembaknya," kata Sugeng

Petugas yang ditikam, Anak Agung Putu Sudi, 39 tahun, juga meninggal karena delapan luka tikaman di leher, paha, dan dada. Sudi memburu Sabet setelah menerima keluhan dari warga yang menyebut Sabet, 49 tahun, sebagai biang kericuhan.

"Dia tinggal di Bali selama dua tahun dan membuat banyak masalah bagi penduduk setempat, seperti menolak membayar setelah makan di restoran lokal," ujar Sugeng. Sabet juga kerap menolak membayar fasilitas wisata.

Anehnya, posting-an pada akun Facebook Sabet muncul lebih dari 24 jam setelah kematiannya. Tidak diketahui siapa yang membuat posting-an itu.

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget