Komnas HAM : Banyak Persoalan Pemerintah yang Ditutupi Isu Terorisme

Jakarta - Drama Terorisme yang dibesar-besarkan media di Indonesia dinilai tidak lepas dari berbagai kepentingan. Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani, mengatakan ada upaya memanfaatkan peristiwa terorisme untuk mengalihkan isu yang membelit pemerintah.

”Setiap kali ada isu-isu di dalam pemerintahan seolah ditutup dengan peristiwa terorisme. Media mengangkat peristiwa pengeboman yang begitu besar untuk menutup isu yang ada, apa yang terjadi di negara kita sebenarnya,” kata Komisioner Komnas HAM Siane Indriani dalam diskusi ‘Quo Vadis Revisi UU No. 15 Tahun 2003 tentang Terorisme’ di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta, Selasa (16/2).

Siane merasa heran karena tindakan pencegahan terorisme tidak mengalami kemajuan. Kasus terorisme masih kerap terjadi. Padahal sudah banyak dana masuk ke kantong Densus 88.

“Media selalu mengangkat peristiwa pemboman dengan besar. Sebetulnya apa yang terjadi dengan negara kita. Kalau kita lihat pola penanganan terorisme selalu mnunjukkan kekerasan,” terang mantan wartawan ini.

Siane juga mencotohkan kasus ledakan di Sarinah baru-baru ini. Ia menilai ada hal yang direncanakan pemerintah dengan terjadinya aksi tersebut.

“Sesuatu itu yaitu perubahan UU Terorisme, dan adanya anggaran yang bertambah untuk Densus 88 sebesar Rp 1,9 triliun, ini yang menarik,” tukas Siane. (Maruf/islampos)

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget